tugas essai prinsip manajemen
Nama : Fany dwi aryanti
NIM : 22041243
Prodi : Ilmu komunikasi
Tugas Essai Prinsip prinsip manajemen
Topik : strategic planning dan decusion making
Judul :
Pentingnya perencanaan strategis saat membuat keputusan
Perencanaan strategis adalah proses yang dilakukan suatu organisasi untuk menentukan strategi atau arahan, serta mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber dayanya (termasuk modal dan sumber daya manusia) untuk mencapai strategi ini.sedangkan Pengambilan keputusan merupakan proses rangkaian kegiatan menganalisis berbagai fakta, informasi, data dan teori/pendapat yang akhirnya sampai pada satu kesimpulan yang dinilai paling baik dan tepat, didalam sebuah perusahaan pengambilan keputusan biasanya dilakukan oleh seorang manager.
Manajer di semua tingkatan dan di semua bidang organisasi membuat keputusan. Artinya, mereka membuat pilihan. Misalnya, manajer tingkat atas membuat keputusan tentang tujuan organisasi mereka, di mana lokasi fasilitas manufaktur, atau pasar baru yang akan dimasuki. Manajer tingkat menengah dan bawah membuat keputusan tentang jadwal produksi, masalah kualitas produk, kenaikan gaji, dan disiplin karyawan. Fokus kita adalah pada bagaimana manajer membuat keputusan, tetapi membuat keputusan dengan menggunakan strategi,mengapa harus menggunakan strategi? Karena dalam membuat keputusan seorang manager harus mengetahui konsekuensi dari pilihan tersebut agar tidak terjadi kesalahan dalam membuat keputusan yang akan berakibat fatal bagi perusahaan maupun karir nya sendiri. Meskipun pengambilan keputusan biasanya dideskripsikan sebagai memilih di antara alternatif, namun sebenarnya ada lebih dari itu. Mengapa? Karena pengambilan keputusan adalah (dan seharusnya) sebuah proses, bukan hanya tindakan sederhana untuk memilih di antara alternatif.
Dalam sebuah pengambilan keputusan harus menentukan rencana yang tepat agar tidak terjadi kesalahan dalam membuat keputusan. Dan Ada empat fungsi utama manajemen yang dikenal dengan singkatanPOAC,yaitu Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Actuating (Pelaksanaan), dan Controlling (Pengendalian). Dari istilah tersebut, kita bisa melihat bahwa Planning atau perencanaan merupakan hal pertama yang harus dilakukan saat melakukan manajemen perusahaan Sayangnya, tak sedikit orang yang menyepelekan perencanaan. Mereka sering menganggap bahwa perencanaan hanya membuang-buang waktu, sehingga langkah perencanaan sering dilewati dan langsung melakukan pekerjaannya. Dunia yang semakin bergerak cepat dan kompetisi yang semakin ketat membuat orang mengabaikan pentingnya perencanaan ini.Peran tujuan dan rencana dalam proses perencanaan
1. Tujuan(Goals) pada dasarnya adalah hasil akhir yang diharapkan dapat diraih atau dicapai oleh individu,kelompok maupun organisasi.
2. Rencana (plans) menggambarkan bagaimana tujuan yang akan dicapai dan bagaimana sumber daya perusahaan akan dialokasikan,penjadwalan dari proses pencapaian tujuan, hingga segala hal yang terkait dengan pencapaian tujuan.
Biasa nya orang gagal dalam membuat keputusan karna gagal didalam rencananya seperti tidak adanya tanggung jawab/komitmen, kegagalan untuk mengembangkan strategi yang sehat dan lain lain. Jika rencana berhasil sesuai tujuan( goals) Maka bisa di tentukan sebuah keputusan,tetapi dalam pengambilan sebuah keputusan perlu dilihat dari langkah langkah berikut :
1.Identifikasi masalah merupakan bagian dari proses penelitian yang dapat dipahami sebagai upaya mendefinisikan problem serta membuat definisi tersebut menjadi lebih terukur atau measurable sebagai suatu langkah awal penelitian.
2. Indentifikasi kriteria keputusan yang berarti mengamati masalah yang terjadi ketika akan mengambil keputusan tersebut.
3. Kembangkan alternatif
proses pengambilan keputusan mengharuskan pembuat keputusan untuk membuat daftar alternatif yang layak yang dapat menyelesaikan masalah. Dalam langkah ini, pengambil keputusan harus kreatif, dan alternatif-alternatifnya hanya terdaftar dan belum dievaluasi.
4. Analisis alternatif
Setelah alternatif diidentifikasi, pembuat keputusan harus mengevaluasi masing-masing. pada setiap alternatif setelah melakukan beberapa penelitian. Perlu diingat bahwa data ini merupakan penilaian dari delapan alternatif dengan menggunakan kriteria keputusan, tetapi bukan pembobotan.
5. Memilih alternatif terbaik
Memilih alternatif merupakankegiatan untukmenjawab pertanyaan apakah suatu rencanainvestasi yang akan dilaksanakan tersebut sudahmerupakan pilihan yang terbaik (optimal) ataubelum.•Suatu rencana sudah layakbelumberarti sudahoptimal jikaalternatif yang disediakanbaru satu-satunya.
6. Menerapkan Alternatif
proses pengambilan keputusan, Anda menerapkan keputusan dengan menyampaikannya kepada mereka yang terkena dampak dan mendapatkan komitmen mereka. Kami tahu bahwa jika orang yang harus menerapkan keputusan berpartisipasi dalam proses tersebut, kemungkinan besar mereka akan mendukungnya daripada jika Anda hanya memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan. Hal lain yang mungkin perlu dilakukan manajer selama implementasi adalah menilai kembali lingkungan untuk setiap perubahan, terutama jika itu adalah keputusan jangka panjang.
7. Evaluasi aktivitas keputusan
Langkah terakhir dalam proses pengambilan keputusan melibatkan evaluasi hasil atau hasil keputusan untuk melihat apakah masalah telah diselesaikan. Jika evaluasi menunjukkan bahwa masalah masih ada, maka manajer perlu menilai apa yang salah. Jawaban atas pertanyaan yang diajukan sebagai hasil dari evaluasi hasil mungkin mengarahkan Anda untuk mengulangi langkah sebelumnya atau bahkan mungkin memerlukan memulai seluruh proses dari awal.
Setelah sudah mengamati proses dalam pengambilan keputusan maka dibuatlah keputusan.perencanaam dan pembuatan keputusan merupakan proses terpenting dikarenakan fungsi fungsi pengorganisasian, pengarahan, maupun pengontrolan tidak dapat berjalan dengan baik apabila tidak ada perencanaan dan pembuatan keputusan.Dalam sebuah perusahaan membuat strategi diperlukan untuk membuat dan mengembangkan strategi mencapai tujuan serta mengembangkan rencana aktivitas yang akan dilakukan guna meraih tujuan secara efektif dan efisien bukan hanya melalui intuisi ataupun dugaan yang sifat nya tidak pasti dan sulit ditebak. Dapat disimpulkan bahwa aspek penting dari proses perencanaan adalah proses aktifitas berkelanjutan, pembuatan keputusan, proses pengembangan dan penyeleksian sekumpulan kegiatan untuk memecahkan suatu masalah tertentu secara efektif dan efisien. Pembuat keputusan merupakan bagian dari kunci kegiatan menejer,dimana kegiatan ini memainkan peranan penting terutama bila manajer melaksankan fungsi perencanaan. Dalam proses perencanaan manajer memutuskan tujuan tujuan yang akan dicapai,sumber daya yang akan digunakan,dan siapa yang akan melaksanakan setiap tugas yang dibutukan.secara singkat pembuaatan keputusan dapat didefinisikan sebagai penentuan serangkaian kegiatan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Komentar
Posting Komentar