Pertanyaan dan jawaban Presentasi kel 1
TUGAS PERTANYAAN ESSAY kelompok 1
1.Bagaimana cara memeratakan perihal pengetahuan kepada masyarakat sekitar mengenai bahasa terpelajar serta tak terpelajar?Jawaban:
Kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam penggunaan bahasa Indonesia dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor pertama ialah kurangnya pemahaman penggunaan bahasa baku dan tidak baku.Sekarang kita masuk di era millenial, dimana era tersebut tidak ada kata "tidak tahu", karena kita sudah memasuki era yang mengandalkan teknologi dan kita dapat mengakses informasi dari dalam dan luar negeri dengan gampangnya menggunakan aplikasi yang ada di setiap device yang kita punya.
2.Apa saja yang menjadi ciri khas dari bahasa varian baku ?
Jawaban :
•Yang pertama adalah dinamis. Artinya, tidak tertutup kemungkinannya untuk berkembang atau berubah secara sistemis dalam memenuhi tuntutan keperluan zaman. Kata pelanggan, misalnya, adalah bentuk yang memang kita perlukan pada zaman ini. Bentuk tersbut mengacu kepada ‘pembeli tetap’. Dahulu, bentuk yang acuannya sama dengan pelanggan adalah langganan.
•Ciri kedua adalah seragam. Upaya pembakuan pada dasarnya dimaksudkan untuk diperolehnya keseragaman. Artinya, keseragaman didasari persetujuan penutur yang lebih banyak di antara pengguna bahasa
•Ciri ketiga, memiliki kemantapan. Artinya, konsisten dalam penerapan kaidah bahasanya.
•Ciri keempat ialah cendekia. Istilah ini mengingatkan kita pada sifat terpelajar yang dimiliki oleh orang dari lembaga-lembaga pendidikann.
3.Apakah sifat ‘ cendekia ‘ termasuk kedalam varian variasi terpelajar ?
Jawaban :
2.Apa saja yang menjadi ciri khas dari bahasa varian baku ?
Jawaban :
•Yang pertama adalah dinamis. Artinya, tidak tertutup kemungkinannya untuk berkembang atau berubah secara sistemis dalam memenuhi tuntutan keperluan zaman. Kata pelanggan, misalnya, adalah bentuk yang memang kita perlukan pada zaman ini. Bentuk tersbut mengacu kepada ‘pembeli tetap’. Dahulu, bentuk yang acuannya sama dengan pelanggan adalah langganan.
•Ciri kedua adalah seragam. Upaya pembakuan pada dasarnya dimaksudkan untuk diperolehnya keseragaman. Artinya, keseragaman didasari persetujuan penutur yang lebih banyak di antara pengguna bahasa
•Ciri ketiga, memiliki kemantapan. Artinya, konsisten dalam penerapan kaidah bahasanya.
•Ciri keempat ialah cendekia. Istilah ini mengingatkan kita pada sifat terpelajar yang dimiliki oleh orang dari lembaga-lembaga pendidikann.
3.Apakah sifat ‘ cendekia ‘ termasuk kedalam varian variasi terpelajar ?
Jawaban :
Terkait dengan ciri bahasa memang ada benarnya sifat cendikia karena variasi bahasa Indonesia yang digunakan para kaum terpelajar inilah yang dianggap pantas menjadi bahasa acuan. Anggapan itu cukup beralasan mengingat keakraban mereka dengan penggunaan variasi bahasa Indonesia resmi dan pemerolehan pembinaan dan pengembangannya di lembaga-lembaga pendidikan. Ciri kecendikiaan itu terlihat, misalnya, pada kemampuan bahasa Indonesia yang digunakan dalam
menggambarkan secara tepat apa yang terbit di benak penutur atau penulis.
4.Apakah huruf dalam suatu kalimat berpengaruh terhadap bahasa indonesia yang baik dan benar ?
Jawaban :
menggambarkan secara tepat apa yang terbit di benak penutur atau penulis.
4.Apakah huruf dalam suatu kalimat berpengaruh terhadap bahasa indonesia yang baik dan benar ?
Jawaban :
Baik tidaknya kalimat sangat ditentukan oleh kata pilihan yang menjadi unsurnya. Kata terpilih dalam kalimat akan berpengaruh terhadap makna kalimat yang dihasilkan secara keseluruhan. Jika kata yang digunakan dalam kalimat merupakan kata pilihan atas dasar sesuai konteks, dapat dikatakan bahwa kalimat itu baik. Kalimat seperti itu akan memberi efek (efektif) kepada pendengar atau pembaca.
Komentar
Posting Komentar